Connect With Us

Kemunculan Risma di Kota Tangerang

Denny Bagus Irawan | Minggu, 7 Februari 2016 | 12:50

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini atau biasa disapa Risma bersama Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. (Istimewa / Tangerangnewscom)

TANGERANG-Pada rapat evaluasi bulanan yang rutin dilakukan oleh Wali Kota Tangerang  Arief R Wismansyah bersama jajarannya, pada Kamis (04/02) lalu, muncul tamu istimewa ditengah rapat berlangsung.

Tak diduga-duga oleh para pegawai negeri sipil (PNS) hadir Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini yang biasa disapa Risma. ditemani oleh Wali Kota memasuki ruangan rapat Akhlakul Karimah.

Riuh tepuk tangan para peserta pun memecah kesunyian rapat.

"Hari ini kita kedatangan tamu istimewa, yang datang jauh dari ujung timur jawa," ujar Arief  disertai riuhnya tepu tangan para peserta yang hadir di ruang rapat Akhlakul Karimah.

"Sungguh kesempatan luar biasa kita bisa mendengarkan pengalaman beliau selama memimpin Kota Surabaya," Imbuhnya.

Selanjutnya, Risma pun dengan santai menyampaikan berbagai pengalamannya dalam mengurus Kota Surabaya."Bapak, Ibu jadi PNS itu beruntung banget, karena kalau mau beramal ya disini tempatnya," ucap Wali Kota Terbaik Dunia 2015.

"Karena kita (PNS) bisa berbuat dan bermanfaat untuk orang lain kapanpun," sambungnya.

Sosok Risma yang tampil dengan stelan baju batik dan kerudung khasnya seolah telah menghipnotis para peserta rapat yang merupakan para pejabat dari ess IV sampai Ess II di lingkup Pemkot Tangerang.

"Saat ini, persaingan itu bukan lagi Surabaya dengan Tangerang, atau Tangerang dengan Medan tapi kita saat ini bersaing dengan seluruh masyarakat Asean, kalau kita enggak bisa survive kita hanya akan jadi penonton," paparnya.

"Apakah kita jadi penonton apa jadi pemenang tergantung kita (aparat)," tegasnya.

"Masyarakat tidak mau tahu bahwa kita telah kerja jungkir balik, tapi  mereka tahunya tidak ada banjir, tidak macet, sekolah enggak bayar, rumah sakit gratis. Makanya kalau di Surabaya, kalau saya ditanya puas atas apa yang sudah dicapai, saya tidak pernah puas," imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut Risma juga menyampaikan berbagai pengalamannya menata Kota Surabaya yang penduduknya 3 juta jiwa lebih. Selama lebih dari satu jam Risma bercerita bagaimana dia bersama jajarannya membuat berbagai aplikasi yang bertujuan untuk memudahkan pelayanan publik.

"Orang Surabaya itu aneh-aneh, kita sudah menggratiskan biaya kesehatan, namun ada ibu-ibu yang ngeluh biaya transportasi ke rumah sakit, namun mereka ternyata enggak kehilangan akal karena ambulans disana gratis akhirnya tiap kali mau periksa ke rumah sakit mereka itu pakai ambulans," ucapnya.

Risma juga bercerita mengenai pengalamannya membuat taman-taman kota.

"Saya dulu sempet nutup taman karena dipakai pacaran, tapi sekarang taman sudah saya pasangi CCTV yang bisa nge-zoom sampai dalam mobil, jadi foto yang pacaran kita pajang sebagai sangsi sosial," tuturnya.

Seusai rapat, Risma ditemani Wali Kota Tangerang juga menyempatkan diri untuk mengunjungi Taman Potret dan TPA Rawa Kucing, untuk kemudian menuju Bandara Soekarno-Hatta untuk kembali ke Surabaya.

BANDARA
InJourney Beberkan Penyebab Atap Terminal 3 Bandara Soetta Jebol, Perbaikan Tuntas Besok

InJourney Beberkan Penyebab Atap Terminal 3 Bandara Soetta Jebol, Perbaikan Tuntas Besok

Selasa, 7 April 2026 | 14:18

Cuaca ekstrem yang melanda kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang pada Senin, 6 April 2026, memicu kerusakan infrastruktur di Terminal 3.

NASIONAL
Kinerja Lingkungan Perseroan Terdongkrak, Dirut PLN Raih Green Leadership PROPER 2025

Kinerja Lingkungan Perseroan Terdongkrak, Dirut PLN Raih Green Leadership PROPER 2025

Rabu, 8 April 2026 | 12:58

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo kembali menerima penghargaan Green Leadership PROPER dalam Anugerah Lingkungan PROPER 2025 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia (RI).

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

BISNIS
H&M Tutup 163 Toko di 2026, Beralih Fokus ke E-Commerce

H&M Tutup 163 Toko di 2026, Beralih Fokus ke E-Commerce

Rabu, 8 April 2026 | 21:18

Raksasa ritel fesyen H&M telah menutup 163 gerai di berbagai negara sebagai bagian dari strategi penyesuaian bisnis yang kini lebih berfokus pada penguatan penjualan digital dan investasi di lokasi toko yang dinilai paling menguntungkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill