Connect With Us

Kadin Kabupaten Tangerang Santuni Keluarga Korban Kebakaran Kosambi

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 2 November 2017 | 19:00

Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Kabupaten Tangerang, Didik Setiawan memberikan santunan kepada keluarga almarhumah Surnah binti Kusma yang menjadi korban ledakan pabrik petasan, Kamis (02/11/2017). (@TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com- Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Kabupaten Tangerang, Didik Setiawan, santuni korban kebakaran pabrik petasan di tiga rumah korban yang meninggal dunia, Kamis (02/11/2017). Salah satunya Surnah binti Kusma buruh pabrik petasan yang tewas berusia 14 tahun.

Didik bersama dengan rombongan tiba di lokasi pada pukul 15.00 WIB, sebelum menyantuni korban, Didik juga sempat melihat pabrik petasan di Jalan Raya SMPN 1 Kosambi, Desa Belimbing RT 20/10, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Setelah melihat pabrik petasan, barulah Didik berjalan kaki menuju tiga rumah korban yang lokasinya memang tak jauh dari pabrik tersebut.

"Saya turut prihatin dengan kejadian ini, saya turut berdukacita sebesar-besarnya kepada keluarga yang terkena musibah," kata Didik.

Didik mengunjungi ketiga rumah korban di Desa belimbing, yang satu diantaranya adalah Surnah binti Kusma buruh pabrik petasan yang tewas terpanggang berusia 14 tahun.

"Kedepannya saya akan dorong Pemerintah Daerah untuk tidak bertentangan dengan Undang-undang industri dalam tidak memperkerjakan anak dibawah umur," ujar Didik.

Diwaktu yang sama, Sukma, orang tua Surnah juga mengucapkan terimakasih kepada Kadin Kabupaten Tangerang yang menyantuni keluarganya.

"Surnah anak pertama, dia anak saya satu satunya, saya juga mau bilang terimakasih sama bapak (Didik) sudah datang kerumah," ucap Sukma.(DBI/HRU)

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill