Connect With Us

Pasca Kebakaran Pabrik Petasan, 2 Siswi SMPN 1 Kosambi Kesurupan

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 2 November 2017 | 16:00

SMPN 1 Kosambi berdekatan dengan lokasi kebakaran pabrik petasan PT Panca Buana Cahaya Sukses, Kabupaten Tangerang, Kamis (02/11/2017). (@TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com - Pasca kejadian kebakaran di pabrik petasan, dua siswi SMPN 1 Kosambi sempat kerasukan roh korban kebakaran tersebut.

Letak gendung sekolah memang bersebelahan degan pabrik milik PT Panca Buana Cahaya Sukses, yang berjarak sekitar 10 meter saja.

Hal itu diungkapkan langsung oleh salah satu Guru SMPN 1 Kosambi, Didin. Dia mengatakan kalau kedua siswi yang kesurupan itu sedang belajar di ruang kelasnya, pada Selasa (31/10/2017) lalu.

"Pas hari Selasa, dua anak sekolah pernah kesurupan di ruang kelas, tapi kesurupannya hanya sebentar, karena pada saat itu juga langsung dibacakan surat-surat," ujar Didin kepada TangerangNews.com, Kamis (02/11/2017).

Didin mengira kalau kejadian itu disebabkan karena kedua siswi tersebut sedang melamun akibat masih adanya traumatis di dalam diri mereka, pasca peristiwa kebakaran terjadi.

"Pada saat itu dua anak yang kesurupan mungkin lagi bengong, makanya dirasuki," kata Didin.

Usai peristiwa kebakaran sepekan yang lalu, keesokan harinya Jumat (27/10/2017), SMPN 1 Kosambi mengadakan kegiatan pengajian yakni Yasinan.

"Hari Jumat juga sudah masuk tapi belom aktif (belajar) malah yasinan saja," ungkap Didin.

Kegiatan belajar mengajar di SMPN 1 Kosambi itu aktif kembali pada Senin (30/10/2017). "Dari Senin juga sudah mulai masuk sekolah dan anak-anak juga sudah diberikan kegiatan oleh Tagana biar mentalnya kuat," tuturnya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill