Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com - Tim Disaster Victims Identification (DVI) Mabes Polri berhasil mengidentifikasi 32 Jenazah korban ledakan pabrik petasan di PT Buana Panca Cahaya Sukses, Kosambi, Kabupaten Tangerang.
Menurut data yang berhasil dihimpun melalui Polres Metro Tangerang Kota, ada sebanyak 49 Jenazah yang korban tewas terpanggang. Dari ke-49 Jenazah tersebut, sebanyak 32 Jenazah yang berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI, sedangkan 17 Jenazah lainnya masih dalam tahap proses.
Berikut nama korban yang berhasil diidentifikasi:
1. Surnah 14 th (P)
2. Sutrisna 35 th (L)
3. Slamet 33 th (L)
4. Marwati 35 th (P)
5. Asep Angga 17 th (L)
6. Amnah 40 th (P)
7. Nilawati 17 th (P)
8. Unia 14 th (P)
9. Maryati 34 th (P)
10. Ponih 49 th ( P)
11. Halimah 37 th (P)
12. Robiyah 16 th (P)
13.Epih 14 th (P)
14. Putri 13 th (P)
15. Aryusli H 16 th (L)
16. Yanti 42 th (P)
17. Iyus H 28 th (L)
18. M. Taneri 31 th (L)
19. Rahwawati 15 th (P)
20. Rohimah 44 th (P)
21. Khoiriyah 16 th (P)
22. Arsiah 28 th (P)
23. Ade Rosita 20 th (P)
24. Abdul Arif 20 th (L)
25. Oleh bin N 25 th (L)
26. Neli 16 th (P)
27. Siti Subaikah 15 th (P)
28. Siti Almawati 49 th (P)
29. Inah 43 th (P)
30. Melinah 24 th (P)
31. Julianah 23 th (P)
32. Aldi Pranusi 20 th (L)
“Total ada 9 laki- laki dan 23 perempuan yang berhasil diidentifikasi,” kata Kabag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Triyani, Rabu (1/11/2017).(RAZ/HRU)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGWali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews