Pusat Kuliner G Town Square Gading Serpong Tutup, Pindah Lokasi ke Tigaraksa
Senin, 18 Mei 2026 | 11:09
Pusat kuliner G Town Square di kawasan Gading Serpong dipastikan menghentikan operasionalnya mulai 15 Mei 2026.
TANGERANGNEWS.com - Tim Disaster Victims Identification (DVI) Mabes Polri berhasil mengidentifikasi 32 Jenazah korban ledakan pabrik petasan di PT Buana Panca Cahaya Sukses, Kosambi, Kabupaten Tangerang.
Menurut data yang berhasil dihimpun melalui Polres Metro Tangerang Kota, ada sebanyak 49 Jenazah yang korban tewas terpanggang. Dari ke-49 Jenazah tersebut, sebanyak 32 Jenazah yang berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI, sedangkan 17 Jenazah lainnya masih dalam tahap proses.
Berikut nama korban yang berhasil diidentifikasi:
1. Surnah 14 th (P)
2. Sutrisna 35 th (L)
3. Slamet 33 th (L)
4. Marwati 35 th (P)
5. Asep Angga 17 th (L)
6. Amnah 40 th (P)
7. Nilawati 17 th (P)
8. Unia 14 th (P)
9. Maryati 34 th (P)
10. Ponih 49 th ( P)
11. Halimah 37 th (P)
12. Robiyah 16 th (P)
13.Epih 14 th (P)
14. Putri 13 th (P)
15. Aryusli H 16 th (L)
16. Yanti 42 th (P)
17. Iyus H 28 th (L)
18. M. Taneri 31 th (L)
19. Rahwawati 15 th (P)
20. Rohimah 44 th (P)
21. Khoiriyah 16 th (P)
22. Arsiah 28 th (P)
23. Ade Rosita 20 th (P)
24. Abdul Arif 20 th (L)
25. Oleh bin N 25 th (L)
26. Neli 16 th (P)
27. Siti Subaikah 15 th (P)
28. Siti Almawati 49 th (P)
29. Inah 43 th (P)
30. Melinah 24 th (P)
31. Julianah 23 th (P)
32. Aldi Pranusi 20 th (L)
“Total ada 9 laki- laki dan 23 perempuan yang berhasil diidentifikasi,” kata Kabag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Triyani, Rabu (1/11/2017).(RAZ/HRU)
Pusat kuliner G Town Square di kawasan Gading Serpong dipastikan menghentikan operasionalnya mulai 15 Mei 2026.
TODAY TAGAksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mewaspadai potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang diakibatkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews